ads

Dukung GAMAS, Pemkab Bolmong Izinkan ASN hingga THL Antar Anak ke Sekolah

BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) memberikan dispensasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan Tenaga Harian Lepas (THL) yang mengikuti Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) pada awal Tahun Ajaran 2026/2027.

Kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemkab Bolmong terhadap penguatan peran ayah dalam pengasuhan, pendampingan, dan pendidikan anak.

Dispensasi itu tertuang dalam surat pemberitahuan Bupati Bolaang Mongondow tertanggal 2 Juli 2026 yang ditujukan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

GAMAS merupakan tindak lanjut atas surat Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara terkait gerakan untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam surat tersebut, seluruh pimpinan perangkat daerah diminta menyosialisasikan pelaksanaan GAMAS kepada jajaran di lingkungan kerja masing-masing.

Para ayah yang berstatus ASN, PPPK, maupun THL dan memiliki anak usia sekolah diimbau memanfaatkan momentum hari pertama masuk sekolah dengan mengantar anak secara langsung.

Pemkab Bolmong juga meminta pimpinan OPD memberikan dispensasi atas keterlambatan maupun ketidakhadiran pegawai yang mengikuti kegiatan tersebut. Dispensasi diberikan dengan menyesuaikan jadwal hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 yang dimulai pada Senin, 13 Juli 2026.

Selain itu, setiap perangkat daerah diminta mendokumentasikan pelaksanaan GAMAS dalam bentuk foto, video, maupun testimoni. Dokumentasi tersebut selanjutnya dapat dipublikasikan melalui media sosial dan kanal komunikasi resmi Pemkab Bolmong sebagai bagian dari kampanye penguatan peran ayah dalam keluarga.

Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si., menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bergantung pada dunia pendidikan, tetapi juga dimulai dari lingkungan keluarga.

“Peran seorang ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping dan teladan bagi anak-anaknya. Kehadiran ayah di hari pertama sekolah merupakan bentuk dukungan moral yang sangat berarti bagi tumbuh kembang dan kepercayaan diri anak,” ujar Yusra.

Menurutnya, keterlibatan aktif ayah dalam pendidikan anak merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki daya saing tinggi.

“Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah ini, kami ingin membangun budaya pengasuhan yang lebih baik, mempererat hubungan emosional dalam keluarga, sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas yang akan membawa Bolaang Mongondow semakin maju dan berdaya saing,” tambahnya.

Pemkab Bolmong berharap seluruh perangkat daerah berpartisipasi aktif menyukseskan GAMAS. Momentum hari pertama sekolah dinilai menjadi kesempatan penting untuk memperkuat komunikasi antara orang tua, anak, dan pihak sekolah, sekaligus menumbuhkan semangat belajar anak sejak awal tahun ajaran baru.

Gerakan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk membangun budaya keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak secara berkelanjutan.

Keterlibatan keluarga yang kuat diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam mewujudkan generasi berkualitas, keluarga tangguh, serta mendukung visi Bolaang Mongondow Juara. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *