Bolsel  

Selangkah lagi menyandang Gelar Doktor, Rahmat Haluti Ucap Syukur Terima Kasih

Halo Sulawesi, Bolsel– Gelar akademik tertinggi pendidikan formal tidak lama lagi akan diraih Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 3 Bolaang Mongondow Selatan,  Rahmat Haluti, S.Pd.I, M.Pd, salah satu Mahasiswa pada program Doktor (S3) Jurusan Dirasah Islamiyah (Pendidikan dan Keguruan) , Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Melaui Ujian yang dilaksanakan dilantai 4 Aula IAIN Gorontalo  pada Kamis 9 Mei 2024 dengan judul disertasi “Tata Kerja Guru Dalam Mengelola Kemampuan Kolaboratif Information And Technology Peserta Didik di SMA negeri I Kabila Kabupaten Bone Bolango“.

Pada ujian yang dilaksanakan tersebut Rahmat Haluti memaparkan hasil perbaikan yang diberikannya pada saat ujian hasil terkait penelitian yang dilakukan.

Dari hasil ujian, dirinya berucap syukur terima kasih serta mengaku bahagia karena sebentar lagi akan meraih gelar doktor yang diagendakan pada Januari 2025 mendatang.

“Alhamdulillah saya telah melaksanakan ujian desertasi dan tentu merupakan tahapan untuk bisa mendapatkan gelar akdemik tertinggi di pendidikan formal yaitu gelar doktor,” ungkap Rahmat Haluti saat dikonfirmasi via telpon pada Jum’at 10 Mei 2024.

Dari pertanyaan yang diberikan penguji, Rahmat Haluti bisa menjawab seluruh pertanyaan meskipun terdapat pertanyaan yang sedikit rumit namun mampu dilewatinya dengan baik.

“Saya merasakan cukup baik dengan pertanyaan dari penguji bisa dijawab dengan baik, meskipun pertanyaan dari beberapa penguji sedikit kewalahan tapi Alhamdulillah semuanya bisa dilewati dengan baik dan akan menjadi referensi baru untuk lebih baik lagi di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Rahmat juga berharap dari hasil yang dilaluinya dengan gelar akan disandang semoga bisa bermanfaat bagi semua khususnya pada bidang pendidikan dan keguruan.

“Insya Allah dengan gelar yang nantinya akan diberikan mampu meningkatkan kualitas diri dan memberikan konsultasi untuk melakukan sebuah penelitian, relasi yang dibangun akan semakin luas, tidak hanya itu jaringan kerja yang terdiri dari peneliti internasional dan konsultan,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *