KOTAMOBAGU- Pemerintah Kota Kotamobagu merampungkan evaluasi kinerja aparatur desa dan kelurahan yang dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah, mulai dari timur, selatan, barat, hingga berakhir di wilayah utara.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa dan kelurahan berjalan sesuai standar, terukur, serta berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam proses evaluasi tersebut, komitmen dan kepatuhan aparatur menjadi fokus utama penilaian. Kedua aspek ini dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun kinerja yang konsisten dan bertanggung jawab.
Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, menegaskan bahwa kesungguhan dalam menjalankan tugas tidak terlepas dari kuatnya komitmen dan loyalitas aparatur.
Menurutnya, aparatur yang memiliki integritas akan tetap menjalankan tugas secara maksimal, baik dalam kondisi diawasi maupun tidak. Hal ini tercermin dari konsistensi kerja, keberanian mengambil tanggung jawab, serta responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain itu, kesiapan sangadi dan lurah dalam menjalankan program pemerintah juga menjadi indikator penting dalam evaluasi. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara optimal dengan mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi.
Ia juga menekankan bahwa kepatuhan terhadap pimpinan merupakan bagian dari disiplin organisasi serta bentuk komitmen dalam menjalankan sistem pemerintahan yang telah ditetapkan.
Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kota Kotamobagu memperoleh gambaran menyeluruh terkait kinerja aparatur di tingkat desa dan kelurahan. Hasilnya akan menjadi dasar dalam pembinaan, peningkatan kapasitas, serta penataan sumber daya aparatur ke depan.
Diharapkan, langkah ini mampu melahirkan kepemimpinan di tingkat desa dan kelurahan yang tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab tinggi dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.*











