ads

Weny Gaib dan Yusra Alhabsyi Bertemu Bupati Jombang, Ini yang Dibahas

KOTAMOBAGU- Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., melakukan kunjungan silaturahmi dengan Bupati Jombang, H. Warsubi, S.H., M.Si., di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Dalam kunjungan tersebut, Weny Gaib hadir bersama Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Silaturahmi tersebut menjadi ruang bagi para kepala daerah untuk saling bertukar pandangan mengenai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, hingga upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pertemuan lintas daerah itu juga diharapkan dapat membuka peluang pertukaran pengalaman serta memperkuat hubungan antarpemerintah daerah. Berbagai potensi yang dimiliki masing-masing wilayah dapat menjadi bahan pembelajaran untuk mendukung program pembangunan yang lebih efektif.

Jombang sendiri merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang dikenal luas sebagai daerah dengan tradisi pendidikan Islam yang kuat. Julukan “Kota Santri” melekat karena keberadaan sejumlah pondok pesantren besar dan bersejarah.

Beberapa pesantren yang telah dikenal hingga tingkat nasional di antaranya Tebuireng, Tambakberas, Denanyar, serta Darul ‘Ulum Peterongan. Keberadaan lembaga pendidikan tersebut turut menjadikan Jombang sebagai salah satu pusat perkembangan pendidikan keagamaan di Indonesia.

Selain sektor pendidikan agama, Jombang juga memiliki potensi wisata alam. Kawasan Wonosalam yang berada di wilayah tenggara Jombang, misalnya, menawarkan suasana pegunungan di lereng Gunung Anjasmoro serta dikenal dengan komoditas unggulan seperti durian dan kopi.

Sementara di kawasan perkotaan, Ringin Contong menjadi salah satu ikon yang cukup dikenal. Landmark tersebut berada di pusat Kota Jombang dan memiliki nilai historis serta menjadi bagian dari identitas daerah.

Melalui kunjungan ini, Wali Kota Kotamobagu bersama Bupati Bolmong diharapkan dapat memperluas jejaring kerja sama sekaligus mengambil berbagai pengalaman positif dari daerah lain untuk diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *