ads

Pemda Bolsel Gandeng PAKSI Sulut Cegah Praktek Korupsi

Halosulawesi.com, BOLSEL- Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Dr (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., menghadiri sekaligus menandatangani Kesepakatan Bersama antara Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan tentang Sinergitas Pencegahan Korupsi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Manado, Jum’at (4/9/26).

Penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung di Quality Hotel Manado dan menjadi langkah bersama dalam memperkuat komitmen pencegahan korupsi melalui penguatan integritas, edukasi antikorupsi, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Ketua PAKSI Sulawesi Utara, Dr. Magdalena Wullur, SE., MM., MAP., CMILT., AIFO, menyampaikan pentingnya menjaga integritas dengan terus memperkuat upaya pencegahan dan pendidikan antikorupsi. Hal tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Dr. Magdalena Wullur juga mendorong agar sosialisasi antikorupsi dilakukan secara rutin, disertai perbaikan dalam pelaksanaan berbagai program dan kegiatan pemerintah. Dengan langkah tersebut, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan diharapkan mampu meningkatkan capaian evaluasi pencegahan korupsi dan menjadi salah satu daerah terbaik dalam upaya pemberantasan korupsi.

Selain itu, Ketua PAKSI Sulut berharap semakin banyak masyarakat dari berbagai latar belakang profesi yang bergabung dan lulus sertifikasi sebagai Penyuluh Antikorupsi (PAKSI). Para penyuluh yang telah tergabung juga diharapkan terus meningkatkan kompetensi, memperbarui pengetahuan, serta tidak ragu untuk melanjutkan ke jenjang sertifikasi berikutnya guna memperkuat nilai-nilai integritas dalam menjalankan tugas.

Sementara itu, Bupati Iskandar Kamaru menyampaikan bahwa penandatanganan kesepakatan bersama tersebut merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bolsel dalam membangun sinergi dengan para Penyuluh Antikorupsi, sekaligus memperkuat edukasi dan menumbuhkan budaya integritas di lingkungan pemerintahan.

Menurut Bupati, pencegahan korupsi bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari integritas setiap individu.

“Pencegahan korupsi harus dimulai dari integritas pribadi, kemudian diperkuat melalui budaya organisasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ungkap Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Kepala BPKPD Kabupaten Bolsel, Lasya L. Mamonto, S.Pt., M.E., CAI., dan Kepala Bidang Perbendaharaan, Hartakni Hartawan, S.STP., M.Si., CAI., yang berhasil lulus sertifikasi Penyuluh Antikorupsi KPK RI.

Keduanya menjadi perwakilan dari Provinsi Sulawesi Utara yang berhasil meraih sertifikasi tersebut. Bupati menilai capaian ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi sekaligus menjadi motivasi bagi jajaran ASN di Kabupaten Bolsel untuk terus meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan integritas dalam menjalankan tugas.

“Keberhasilan ini tentu menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Saya berharap capaian ini dapat menjadi dorongan bagi seluruh ASN untuk terus menjaga integritas, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bolsel akan terus mendorong berbagai langkah pencegahan korupsi melalui penguatan integritas, peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Penyuluh Antikorupsi, diharapkan tercipta lingkungan pemerintahan yang semakin bersih, berintegritas, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat menuju Bolsel Maju Tanpa Korupsi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bolsel, para Asisten Sekretariat Daerah, jajaran pengurus PAKSI Sulawesi Utara, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *