ads

Ganti Pesta Rakyat dengan Doa Bersama, Weny Gaib: Duka Saudara Kita adalah Duka Bersama

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu memilih cara berbeda dalam menutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya puncak perayaan diisi dengan pesta rakyat, tahun ini Pemkot Kotamobagu menggelarnya dalam bentuk doa bersama di Masjid Agung Baitul Makmur (MABM) Kotamobagu.

Doa bersama tersebut dihadiri Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., jajaran Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, ASN, serta masyarakat Kota Kotamobagu.

Suasana doa bersama berlangsung khidmat. Salah satu agenda utama kegiatan tersebut adalah mendoakan para korban musibah kecelakaan dalam ajang drag race di Kelurahan Upai yang terjadi pada 9 Agustus 2026.

Wali Kota Weny Gaib mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi para korban yang telah meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan.

“Mari kita semua mendoakan, semoga saudara-saudara kita yang telah dipanggil Allah Subhanahu wa ta’ala mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah Subhanahu wa ta’ala, amal ibadahnya diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala,” ujar Weny.

Ia juga mengajak masyarakat mendoakan keluarga korban agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Insya Allah, keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan dan ujian ini,” lanjutnya.

Menurut Weny, keputusan menggelar doa bersama juga menjadi bentuk rasa syukur atas seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang telah dilaksanakan di Kota Kotamobagu

Ia mengatakan, sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan berbagai agenda pada 17 Agustus 2026, Pemerintah Kota Kotamobagu bersama Forkopimda dan masyarakat telah berkolaborasi mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan.

“Beberapa hari kemarin, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan pada tanggal 17 Agustus 2026, Pemerintah Daerah, Forkopimda, dan masyarakat Kota Kotamobagu telah bersama-sama mempersiapkan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Kotamobagu,” katanya.

Weny menyampaikan apresiasi karena seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar. Doa bersama kemudian menjadi momentum untuk mensyukuri kemerdekaan sekaligus memanjatkan doa bagi bangsa, negara, dan daerah.

“Mari kita semua bersyukur atas kemerdekaan yang telah diberikan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala kepada kita semua melalui perjuangan para pendahulu dan para pahlawan kita,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Weny juga mengajak masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang bagi kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, kemerdekaan yang dirasakan masyarakat saat ini tidak terlepas dari pengorbanan para pendahulu bangsa.

“Mari kita semua mendoakan, Insya Allah, para pendahulu dan para pahlawan kita, serta semua amal ibadah yang telah mereka berikan kepada bangsa dan negara ini, Insya Allah, diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala,” pungkasnya.

Pemilihan doa bersama sebagai puncak rangkaian HUT ke-81 RI di Kotamobagu sekaligus memperlihatkan suasana perayaan kemerdekaan yang tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap keluarga korban musibah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kotamobagu Jamaluddin Lamato, S.Pd.I., M.Pd., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Kotamobagu H. Moh. Sahran Noor Gonibala, Lc., M.H., Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta, S.E., M.Ec.Dev., Ketua KIAD Kota Kotamobagu Moudy L. Mokoginta Lipi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kotamobagu Tessa Josephina Mokoginta Sompie, S.E., M.M., serta Imam Besar MABM sekaligus Pimpinan Majelis Dzikir Nuurul Khairaat Kotamobagu Al Habib Muhammad Naim Al Jailani, S.E.

Hadir pula Pimpinan Pondok Pesantren Nuurul Khairaat Al Habib Abdurrahman bin Jindan, para Asisten, pimpinan perangkat daerah, ASN di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, perwakilan Forkopimda, serta masyarakat Kota Kotamobagu. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *