Halosulawesi.com, BOLSEL- Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik ditengah tantangan fiskal daerah 2027 agar dampaknya terhadap Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dapat ditekan.
Di saat yang sama, ia mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar memperkuat disiplin kerja, terutama terkait kehadiran dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Poin-poin tersebut diutarakan Bupati Iskandar saat memimpin apel bersama jajaran Sekretariat Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), serta Inspektorat di Kantor Bupati, Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki pada Rabu (14/10/26) sore.
Dalam arahannya, pimpinan daerah ini menjelaskan bahwa kondisi fiskal daerah menjadi salah satu tantangan yang perlu diantisipasi dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027, termasuk implikasinya terhadap kebijakan pemberian TPP bagi ASN.
“Pemerintah daerah masih terus mengupayakan dan memformulasikan solusi terbaik terkait TPP 2027. Kita berharap ada jalan keluar agar dampaknya bisa ditekan dan tidak terjadi pemotongan secara signifikan yang merugikan pegawai,” jelas Bupati Iskandar di hadapan Sekda M. Arvan Ohy SSTP, MAP, para pejabat pimpinan tinggi pratama dan jajaran ASN lainnya.
Selain menyoroti kondisi keuangan daerah, Bupati dua periode tersebut juga menegaskan bahwa disiplin ASN, khususnya kehadiran dan kepatuhan terhadap jam kerja, menjadi aspek penting yang harus diperhatikan oleh setiap pegawai.
Menurutnya, kedisiplinan bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban administratif, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab dan profesionalisme ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia pun mengingatkan bahwa catatan kehadiran dan kedisiplinan pegawai akan terus dipantau melalui sistem yang berlaku dan menjadi salah satu indikator dalam penilaian pemberian TPP sesuai ketentuan.
“Disiplin harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar formalitas. Saya minta seluruh ASN menjaga kehadiran, mematuhi aturan, dan meningkatkan tanggung jawab dalam bekerja. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas,” tegas pasangan sehati Wabup Deddy Abdul Hamid itu.












