ads

Terima Dua Sekaligus Penghargaan dari BPJS Kesehatan Sulut, Iskandar: ini hasil dari komitmen dan kerjasama

Halosulawesi.com, BOLSEL- Dua penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sulawesi Utara Yuliarso Budiman kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bolsel Lasya Mamonto SPt, ME yang mewakili Pemerintah Daerah dalam acara Rekonsiliasi Data Setoran Iuran Wajib PPU-PN Tahun 2025 di Hotel Luwansa Manado, Jumat (23/1/26).

​Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Menurutnya, dua penghargaan tersebut adalah bukti kepedulian pemerintah terhadap hak-hak dasar para pegawai.

​”Prestasi ini adalah cerminan dari komitmen kita semua di jajaran Pemkab Bolsel untuk selalu tertib administrasi. Membayar iuran JKN tepat waktu dan tepat jumlah bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi bentuk tanggung jawab nyata pemerintah dalam memastikan jaminan kesehatan seluruh ASN terjaga tanpa kendala,” ucap Bupati.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan terus berkomitmen menjaga disiplin administrasi dan tata kelola keuangan sehingga kembali menuai apresiasi. Awal tahun 2026 ini, Pemkab Bolsel berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dari BPJS Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara.

Dua penghargaan bergengsi yang berhasil diraih itu adalah:
– ​Terbaik 1 Kepatuhan Pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara tepat waktu dan tepat jumlah periode tahun 2025.
– ​Terbaik 1 Kepatuhan Pelaksanaan Penginputan Data pada Aplikasi ARIP secara tepat waktu dan berkelanjutan periode tahun 2025.

​Usai menerima penghargaan, Kepala BPKAD Lasya menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja sama tim yang solid di internal BPKAD serta koordinasi yang baik dengan seluruh perangkat daerah.

​”Alhamdulillah, kerja keras tim dalam menjaga konsistensi penginputan data di aplikasi ARIP serta kedisiplinan dalam manajemen arus kas untuk iuran JKN membuahkan hasil maksimal. Kami berkomitmen untuk mempertahankan prestasi ini dan terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan,” jelas Lasya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *