ads

Rombongan Pemkab Bolsel Gelar Safari Ramadhan di Kecamatan Pintim

Halosulawesi.com, BOLSEL- Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) kembali menggelar agenda Safari Ramadhan pada malam ke 18. Desa Pidung di Kecamatan Pinolosian Timur (Pintim) menjadi titik singgah rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid pada Jumat (7/3/26).

​Dalam momen ini, Bupati Iskandar menyebut bahwa Safari Ramadhan pemda merupakan wadah strategis untuk mempererat tali persaudaraan antara pemerintah dan rakyat.

​”Bulan Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan pengampunan. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus menjadi momen untuk saling berbagi kepedulian,” ucap Bupati.

​Di hadapan jamaah, pimpinan daerah ini lalu mengajak masyarakat untuk memperbanyak rasa syukur atas nikmat kesehatan sehingga masih dipertemukan dengan bulan suci. Terkait kewajiban umat Muslim, Bupati mengimbau warga untuk segera menunaikan zakat sesuai ketetapan Kementerian Agama.

​Lebih lanjut, top eksekutif ini membawa kabar baik mengenai rencana strategis wilayah, di mana ia memaparkan bahwa ke depan, Kabupaten Bolsel diproyeksikan menjadi kawasan transmigrasi Timur Tengah Ideal.

​”Ini akan menjadi keuntungan besar bagi kita. Dengan status kawasan tersebut, berbagai kekurangan kita termasuk infrastruktur akan mendapatkan perhatian khusus dan intervensi langsung dari pemerintah pusat,” jelasnya di depan jajaran pimpinan perangkat daerah dan masyarakat.

​Sementara itu, dalam tausiyah Ramadhan yang dibawakan oleh Kepala KUA Pinolosian Timur, jamaah diingatkan kembali tentang keutamaan Ramadhan sebagai bulan turunnya Al-Qur’an dan malam Lailatul Qadar. Jamaah pun diajak untuk meningkatkan amalan tadarus karena pahala yang dilipatgandakan di bulan ini.

​Sebagai informasi, agenda Safari Ramadhan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial dari Pemkab Bolsel dan PT JRBM kepada anak-anak yatim di wilayah setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan berbuka puasa bersama masyarakat setempat, yang kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib, Isya, Tarawih dan Witir berjamaah di masjid desa. (Infotorial)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *