BOLMONG – Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow mengambil langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta potensi paparan kabut asap.
Sebanyak 18 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow melaksanakan pembagian masker gratis secara serentak pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menyasar pengendara kendaraan roda dua dan roda empat, pengunjung fasilitas umum, serta masyarakat di kawasan pasar tradisional. Pelaksanaannya juga dikoordinasikan dengan jajaran kepolisian sektor (Polsek) setempat untuk menjaga kelancaran kegiatan.
Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan pimpinan daerah dan surat edaran terkait antisipasi dampak karhutla serta ancaman kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.
Selain membagikan masker, jajaran tenaga kesehatan juga menggencarkan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta upaya melindungi saluran pernapasan dari paparan asap.
Edukasi dilakukan melalui berbagai saluran, mulai dari media sosial resmi Dinas Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan, seperti Facebook, Instagram, dan TikTok, hingga kegiatan Posyandu serta pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang terintegrasi dengan lintas sektor.
Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah potensi penurunan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan.
Pemkab Bolaang Mongondow melalui sektor kesehatan juga terus memperkuat kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang dapat berkaitan dengan paparan asap kebakaran.
Langkah pencegahan dan promosi kesehatan akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan serta pemerintah kecamatan dan desa.
Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), dan ibu hamil, yang perlu mendapat perlindungan dari risiko paparan kabut asap.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Bolaang Mongondow berupaya memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap dampak karhutla, demi mendukung terwujudnya Bolmong yang sehat, maju, dan sejahtera. ***












